Wednesday, January 13, 2016

Sexpectation vs. Reality

Gegara hobi nonton film ber-genre drama romantis, kadang ngebuat gue suka gilabayang nyusun skenario seksi kalau gue mau bercinta sama pasangan gue. Tentunya berdasarkan apa yang gue tonton dong.
Baru ngebayangin ajaa, udah berasa seksi dan ngebuat horny. Bhahahahhas!!
Tapiiii, apa yang lo liat di film atau lo baca di novel cinta-cintaan ituu, gak lebih dari sebuah sexpectation belaka yaang sangaaat jauuuh dari realita yang ada.  Hah!
1. Ketika lo merasa seksi dengan rambut panjang tergerai indah


--> Seperti yang suka gue liat kalau di film itu, tokoh perempuannya mostly punya rambut hitam panjang yang digerai. Trus jalan seksi ke arah cowoknya gitu kan.
     Nah, bagian jalan seksi dengan rambut panjang tergerai masih bisa tuh lo praktekin. Tapi, percaya deh ketika adegan bercinta yang sesungguhnya dengan rambut panjang tergerai itu.......ribet banget! Belom lagi klo kalian bercintanya yang rough gitu. Kalau rough gitu kan pasti keringetan, manaa seksi lagii kalau rambut panjang lo jadi peliket nempel di badan. Risih yang ada lo-nya. Bakalan makin ribet lagi kalau sesi oral seks pake rambut panjang tergerai gitu. Aktifitas udah pasti keganggu, tjooy. Pasangan lo juga rempong kalau mau ngeliat kerjaan lo kudu pake nyibak rambut lo kayak buka horden gitu. Gagal seksi deh!
2. Mencoba posisi Kama Sutra

--> Posisi Kama Sutra itu ada banyak padahal intinya cuman satu, yaitu bertemunya Lingga dan Yoni. Menurut gue sih, posisinya aneh-aneh pula. Yakin lo mau nyoba? Nanti yang ada malah ribet dan ngerasa lucu sendiri, trus akhirnya ketawa-ketawa trus capek trus horny-nya ilaang. Gagal bercintaaa!
3. Wajah O 

--> Gak usah sok dicakep-cakepin deeh.
4. Setelah bercinta
--> Gak usah ditanya lagi. Paling enak abis bercinta adalah langsung tidur. Tapi, tunggu dulu. Sekali lagi. Itu semua hanya terjadi di film dan buku. Realitanya, kelar lo bercinta, lo harus segera bersih-bersih, tjoy. Apalagi buat yang perempuan. Penting banget!
     Yaa boleh laah, diem sejenak, atur napas, merenung sejenak gitu. Tapi, abis itu lo harus segera  beranjak untuk bersih-bersih Miss V lo. Karena dengan lo ngebasuh Miss V, trus pipis lo semacam ngebersihin itu lo dari bakteri, kotoran dan sisa-sisa...entah sisa apaan laah dari Miss V lo. Memang dianjurkan seperti itu, bukan gue yang sotoy.
     Selain ituuuuu, buat para sperma yang tereliminasi, mereka akan meleleh lagi keluar dari Miss V lo. Kebayang kan, kalau lo langsung tidu, trus bangun-bangun lo kayak ngompol, bau nya anyep ga enak gitu. Jorok abis lu! Hahahaha. Itu ajaa yaa, abis lo bersih-bersih gitu, sejam kemudian nanti adaa lagii sperma kloter berikutnya yang meleleh dari Miss V lo.
     Apaaa? Lo pake kondom? Yaaa tetep kudu bersih-bersih laaah. Nyaman Miss V lo bau lateks gitu? Hih!
     Setelah Miss V lo udah bersih dan harum mewangi, baru deeh giih naik tidurr.
5. Bangun tidur

--> Bersih-bersihnya udah kelar. Miss V udah harum mewangi lagi. Siap menyusul doi tidur ---- tidur beneran!
     Mau romantis dong bobonya, sambil kepala taro di dada dia gitu kan. Trus lengannya memeluk lo gitu.
     Elaaaaah. Bertahan lima menit doang pasti!!! Dikira ga pegel tidur posisi kayak begitu. Hahaha. Belom lagi rambut panjang lo bikin risih, nempel-nempel di badan, kejepit entah kemana, trus ngegelitik leher dia. Bubaar deh bobo cantiknyaa.
     Trus, karena udah tidur dalam posisi pw masing-masing, pas bangun udaah deh bubar jalaan tuh rambut sama muka. Hahah. Rambut awut-awutan, belom lagi bekas iler diujung bibir. Kelaar daah seksi nya!
Selamat Bereksplorasi bersama pasangan yaaa!!! Yang normal-normal ajalaah, yang penting sama-sama nyaman. Sama-sama terpuaskan. Dan sama pasangannya yang sah! 


PS :: gambarnya ngambil di 9gag.

Friday, November 20, 2015

Inner Circle

Dari kecil kita selalu diajarin untuk berteman dengan sebanyak-banyaknya orang. Bahkan, kalau kata orangtua jaman dulu, mereka pasti akan ngomong gini, "ngapain sih pacar-pacaran. Masih kecil aah. Temenan aja dulu sebanyak-banyaknya". Eeh, pas anaknya jomblo kelamaan, "semuanya kok teman sih? Pacar kamu kapan dikenalin?". Jiaaaah. Maunya opo toh? Hahahas.

Balik lagi ke soal pertemanan. Sedari kecil kita diajarin untuk ekspansi jalur pertemanan, tapi tanpa kita sadari, ketika kita beranjak dewasa, lingkaran pertemanan kita makin lama makin mengerucut, alias makin kecil. Oke, kita punya teman banyak, tapi pasti kita hanya punya beberapa sahabat yang ada di inner circle kita. Kita seperti memilah dengan siapa kita duduk; dengan siapa kita berjalan; dan dengan siapa kita berdiri.

,,If you're not losing friends, you're not growing up"

Bahkan ketika lo tergabung dalam sebuah ganks-pun, gue yakin lo ga curhat pol2an sama semua member. Pasti cuman ada satu orang yang bener-bener kenal lo. Yaaa, kayak ganks-nya Cinta AADC aja sih. Perhatiin gak, kalau dia lebih akrab sama Alya. Yaa seperti itu lah...

,,Show me your friends and i'll show you, your future"

Lo sadar kan, lingkungan dan teman-teman sedikit banyak memengaruhi kepribadian dan membentuk karakter seseorang. Lo mau jadi anak baik tapi lingkungan lo dan teman-teman lo 'gak mendukung'... yaudaah susah deh!

Jadi, supaya lo ga 'madesu' - masa depan suram, lo butuh orang-orang yang tepat untuk ngedampingin lo dalam 3 posisi yang sekilas gue singgung diatas.

1. Duduk
.:: posisi ini disebut juga posisi belajar. Kita belajar dari seseorang yang levelnya ada di atas kita. Seseorang yang bisa kita jadiin contoh, panutan dan teladan. Kita pelajari pengalaman hidupnya, supaya kita bisa menghindari kesalahan yang pernah ia lakukan. Dalam setiap bidang pasti ada mentornya masing-masing. Hidup lo bakal beruntung, kalau lo punya mentor. Nah, ketika lo punya akses ke mentor lo ini, jangan lo sia-siain. Lo belajar banyak dari dia. Serap ilmunya, lo aplikasiin ke kehidupan lo. Kalau ada yang ga paham, lo bisa datang lagi ke dia untuk bertanya.

2. Berjalan
.:: nah, yang ini bicara soal siapa teman deket lo. Yang lagi jalan sama lo adalah dia yang levelnya sama kayak lo. Jadi, dsini lo bisa belajar bareng, saling mengingatkan dan tentu ajaa dong, bersaing secara sehat. Dan, ga menutup kemungkinan dia yang jadi temen jalan lo itu, akan berubah tergantung musim kehidupan yang lagi lo alami. Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya. Bestie lo saat ini menajamkan lo atau malah menumpulkan lo?

3. Berdiri
.:: Di posisi ini lo yang jadi teladan buat orang lain. Lo yang jadi panutan. Lo yang dimintain advise. Mungkin keliatannya berat yaa, tapi sebenarnya dalam posisi ini kita ga perlu menjadi yang sempurna. Toh, tak ada gading yang tak retak, kan. Kita cuman perlu ngeluarin yang terbaik dari diri kita aja kok, dan dengan sendirinya orang akan melihat sendiri pencapaian kita. Ketika kita ada di posisi ini, kita belajar untuk bertanggung jawab; belajar untuk mempertahankan integritas kita dan tetap rendah hati.

Nah, itulah 3 posisi yang bisa ngebuka kunci masa depan lo. Kalau hubungan lo benar dengan sesama lo, lo pasti bisa melihat dan merasakan Tuhan campur tangan dalam hidup lo. Dan, setiap apapum hubungan yang lagi lo jalanin, harus bisa mendekatkan diri lo ke rencana Tuhan.

Have a nice day, good people!
God bless!

Ps :: prihal 3 posisi diatas diambil dari khotbah minggu JPCC dengan judul 360 degree of Relationship oleh Ps. Jeffrey Rachmat

Saturday, October 31, 2015

Current Ambition

Hello guys! Sebelum lanjut ke "mix thought part 3" something pop up in my mind.

Mendadak gue semacam punya impian gitu. Hahahahs. Tentu impian ini muncul karena kebutuhan gue juga.

Gue tuh pengen punya bisnis sewa ruangan untuk penitipan barang. Hahahahs. Aneh yaaaak...

Gue ini tipe yang hobi ngumpulin barang. Kayaknya ini hobi turunan deh. Hahahahas. Soalnya oma gue juga gitu. Oma dari bokap yaaa. Segala barang yang menurut orang ga penting, menurut gue penting.

Menurut gue,semua barang punya waktu tersendiri untuk dibuang. Hahahas sok filosofis abis gue.

Misalnya nih, baju yang dipakai anak-anak gue dibabtis. Atau, gelang rumah sakit pas gue ngelahirin krucils. Atau, surat-surat labil jaman gue smp. nah, itu klo gue lagi benah-benah barang, buat gue semua punya nilai sejarahnya tersendiri. Jadi klo gue lagi benah-benah, ga bisa cepet, gegara lama dibagian nostalgia sama barang penemuan gue, yang ujung-ujungnya jadi bimbang ---- dbuaang gak yaaa..... hahahahas. Walaupun, nantiiiii sekian bulan kemudian gue bebenah barang itu akan gue putuskan untuk dibuang, tapi yaaa kayak yang tadi gue bilang, semua barang akan ada waktunya untuk dibuang.

Beda, sama suami gue. Buat dia, setahun barang itu ga digunakan, yaudaaah buang ajaa. Ga peduli deh mau ini sepatu nikahan lo kek, mau itu sejarahnya kayak gemana kek. Gak kepake lagi yaaa singkirin ajaa.

Ga ngerti yaaa, apa gue-nya yang terlalu baper atau gemana, tapi gue seneng aja, nyimpen itu semua, bakal buat cerita nostalgia untuk krucils. Ngahahahas.

Kadang hal sepele kayak gini, yang buat gue berantem sama ka ricky. Menurut dia dbuang aja, menurut gue sayang klo dbuang, lebih baik disimpen aja. Akhirnya, yang jadi imbasnya rumah nyokap gue. Hahahahas.

Rumah gue masih ngontrak. Rumah kecil banget. Barang semakin menumpuk, sedangkan kita butuh ruang untuk bergerak. Even nanti kita punya rumahpun, yaaa tetep dong ga mungkin juga kan rumah penuh sama "barang-barang nostalgia" hahahahas.

Jadi, yaaa itu tadii. Imbasnya rumah nyokap gue. Berbondong-bondong kayak orang pindahan, nitip barang-barang. Hehehehe. Kasihan mamake. Maaf yaak. Padahal dia aja rumahnya udah penuh sama kertas dan buku. Beneran, literally, kertas dan buku.

Makanya, gegara itu, gue jadi mikir, coba kalau ada tempat sewa ruangan gitu. Bisa jadi ide bisnis men. Hahahas. Pasti gue ga sendirian yang punyaa hobi aneh ini. Hahahas.

Beli tanah lapang didaerah tangerang sono. Kayak IKEA gitu. Apa tetanggaan sama IKEA aja yaaa. Hahahas. Namanya IZZY'S ATTICS. sabiii bet mpe udah dapet nama.

Beli tanah lapang, trus dibangun, isinya cuman ruang-ruang kosong gitu. Bisa request kalau emang mau pake rak. Nah, yaudaah deh. Tinggal disewain aja itu ruang2nya. Sebulan berapaan kek gitu. Trus bisa sewa ruangan aja, bisa juga kalau memang ada barang yang perlu di-maintain, yaa disediakan person in charge untuk maintain. Setiap berapa tahun sekali, akan dpanggil pemiliknya untuk bebenah attics-nya. Iyaaa dong, just like i said before, setiap barang pasti punya waktu tersendiri untuk dibuang.

Gimanaah...gimanaaah?!?! Bisa diterima ide-nya?

Wednesday, October 28, 2015

Mix Thought | part 2

quick thought lain yang ada di mix thought yang akan gue share di part 2 ini mengenai gaya hidup kekinian. Khususnya dalam cinta, persahabatan dan seks. uuugghhh

Inget ga sih, post gue yang judulnya "relationship these days" ? Disitu gue bilang, ga menutup kemungkinan kalau suatu saat pola hubungan yang terjadi adalah "bercinta - kenalan - temenan - pacaran".

Daaaaan....yup, hal ini beneran terjadi adanya. Yaaa ada aja yang gitu. Apalagi klo partner in crime ikutan juga (baca: alkohol) beeeuhh bisa makin seru ceritanya.

Errr, ralat! Bukan ada ajaa, tapii banyaaak.

Yang terjerat dalam drama fuckbuddy-zone jugaa banyaak.... hahahhas.

Gue punya analogi tentang fuck buddy. Hahahas bukan gue sih, klo ga salah inget gue dapet dari sebuah majalah, gitu deh.

Jadii, fuck buddy itu ibarat handuk. Lo pasti punya handuk lebih dari satu kan, dan pas lo lagi ga pake handuk itu, lo simpen kan handuknya. yang dalam hal ini ketika lo lagi ga sama fuck buddy lo, tetep lo maintain kan hubungan kalian. Bukan lo buang kayak lo pake tisu. Nah, tisu itu ibarat pelacur. Abis lo pake, lo buang ke tempat sampah. fufufu~~

Nah kadang harii gini tuh, kalau ga bisa dijadiin pacar, yaa dijadiin fuck buddy ajaaa. Hahahas. Kadang beda tipis siihh, antara baper sama horny. Ngahahahas.

Bersambung...

Mix Thought | part 1

entah dari kapan tau gue punya banyak topik yang pengen gue share. Dari seputaran parenting, seputaran gaya hidup kekinian, seputaran drama orang-orang disekitar gue sampe tentang waktu yang terus berjalan, dengan atau tanpa kita sadari yang ternyata buat banyak perubahan.

Semuanya itu ada di benak gue tapi kayak setengah2 gitu yang akhirnya males gue tuangkan dalam sebuah tulisan dan akhirnya otak gue jadi kayak kelebihan kapasitas. Hahahas #bisaagituu

Well, seputaran parenting, hanya sekedar quick thought aja sih. Prihal kenapa orang tua suka manjain anaknya. Tau siih karena sayang tapi yaa harus balance dong. lagian kalau manjain atau misalnya dengan dalih males ngajarin atau biar cepet dikerjainnya, itu sama aja kayak menciptakan kesusahan untuk diri sendiri di masa yang akan datang sih.

Misalnya, lo membiasakan anak lo makan sambil main. Nah klo ada mbak mah yaaa enak, yg ngejar2 anak lo si mbak. Klo seketika mbak nya gak ada dan lo sendiri yg kudu nyuapin, males bgt kan ngejar2 gitu.

Misalnya lagi, lo terbiasa nyiapin anak lo ini-itu. Nah, akhirnya si anak jd careless dan harap gampang, krn kebiasaan ada yang nge-handle dia. Pdhl kan klo nanti udah dewasa dia akan keluar dr bawah ketek lu. Tau kan kehidupan di luar sana kejam banget. klo gak lo didik bener dr sekarang...udah deh...bubar jalan!

Yang namanya punya anak, jadi otang tua, itu emang ribet, ga ada short cut nya, ga ada manual book nya. Banyak dipelajari dengan learning by doing --- kayaknya gue pernah bilang hal itu deh.

Yaa gak ada salahnya kan, bersakit dahulu, bersenang kemudian. Sekarang ribet urusnya, ribet ajarinnya, pas udah gede kan dia udah bisa sendiri, kita tinggal membimbingnya dan mengiringinya dengan doa #azek!

whooaahh quick thought aja segini panjangnya. Well, di split into beberapa part aja kali yaa.

aga kurang nyaman juga nih, ngeblog dari android. Ga bisa selipin gambar ditengah-tengah tulisan :/

Bersambung...