Thursday, May 21, 2015

Broken Focus

Ingetkan, beberapa waktu lalu gue bahas prihal drama gak penting alias #unnecessarydrama. Ibarat mau ngasih bumbu ke masakan biar gurih, eehh malah kebanyakan naro bumbunya, alhasil masakan lo jadi gak karuan rasanya. Sama, hidup pake drama juga gitu. Kalau dramanya wajar-wajar ajaa, yaa seru ngerasainnya. Toh, kalau kata iklan sebuah kopi, “karena hidup punya banyak rasa...”, tapi kalau dramanya udah lebai dan mulai ga penting, yang repot bukan cuman diri lo sendiri doang, idup orang lain juga jadi tereret-eret.

Sebenarnya, kenapa sih bisa sampe kejadian drama-drama ga penting dalam hidup kita? Padahal kemarin kan bilangnya, harus punya visi misi yang jelas, niih misi visi gue udah jelas niih, zyyy. Tapi, kenapa hidup gue masih aja kebanyakan drama yang ga pentingnya daripada yang pentingnya.

Yuk, mari sama-sama kita bedah. Tahun 2015 harus level up doong. Harus dikurang-kurangin laaah drama-drama kehidupan yang ga penting.

Oke, buat jawaban pertanyaan yang tadi, jawabannya sangat simpel dan mudah, yaitu...

Broken Focus



Oke, gue jawab ala ala pelajaran Bahasa Indonesia, yaa...

Drama-drama ga penting dalam kehidupan kita bisa sampai kejadian karena broken focus, alias fokus yang terpecah.

Kenapaa begitu?

Gini loooh, sebenarnya bukan hanya bagaimana kita memulai, tapi bagaimana kita mempertahankannya dan membawanya sampai akhir.

Yang namanya tujuan awal pasti murni, pasti tulus, tapi seiring berjalan waktu, pas berjalan menuju ending, tujuannya mulai berubah.

Lo mau berbisnis. Untuk apa? Buat keluarga gue laaah. Buat anak-anak gue. Okeee. Lo giat kerjanya, pagi ketemu pagi, dua puluh empat jam sehari, tujuh hari seminggu, kalah circle K mah. Keluarga mulai protes, karena lo banyak ga punya waktu untuk mereka. Nah looh, tadi katanya lo kerja buat keluarga lo, kok sekarang lo malah ga punya waktu buat mereka?

Lo kepilih jadi pimpinan. Lo janji bakalan lebih ngedengerin aspirasi karyawan lo. Lo akan membawa mereka ke sebuah kehidupan yang sejahtera dan layak. Eeeeh, kok lama-kelamaan cuman hidup lo aja yang makin sejahtera yaaa? Mana janji-janji lo sama karyawan lo pas diawal mulai memimpin.



Paling zoonk niih yaaa yang inii niih...

Janji se-iya se-kata. Sehidup semati. Susah atau pun senang. Miskin ataupun kaya. Pokoknya aku akan selalu ada buat kamu deh. I love you to the moon and back, to the moon lagi, trus back lagi, moon lagi. Eeehh, pas usia pernikahan makin bertambah, masalah juga ikutan bertambah. Yang tadinya iyaa yuk, kita gandengan tangan, perlahan tapi pasti mulai ngelepas gandengan. Mulai to the moon, trus ga back back lagi. Ngendon ajaa di moon terus. Manaaa, janji suci di altarnyaaaa...manaaaa? Usia pernikahan juga masih cengek, belum ada apa-apanya, trus mau pisah?

Semua pada awalnya seems to be selfless. Semua tentang orang lain. Da aku mah apa atuuh, belakangan aja, yang penting kamu senang.

Kita mulai lupa tujuan awal kita yang tulus itu apa... begitu liat ada kesempatan baik, langsung aja belok tanpa tedeng aling.

Ni pasti pas lagi berkendara menuju goal-nya, Tuhan ditinggal di rest area nih pastii. Trus sisa lo nyetir sendiri. Udah deeeh, seenaknya aja deh nyetirnya, seruduk sana-sini yang penting nyampe.Mending kalau nyampe, laah ini malah berakhir entah dimana. Ilang.

Kalau kata seorang yang bernama Robb Thompson, all personal failure is the direct result of broken focus.

Kalau lo ngerasa ada yang ga nyaman, apalagi di hati lo. Lo harus mulai bertanya lagi sama diri sendiri. Kenapa lo melakukan apa yang lo lakukan sekarang? Apakah lo masih mencintai apa yang lo kerjakan sekarang ini? Yaa, kalau kata alm. Bob Sadino sih, kamu pergi pagi pulang malem, tapi ga ada hasil yang memuaskan, kamu kerja apa dikerjain siih? Tapi, kalau lo terlalu ngerasa nyaman juga sama tempat lo sekarang......hmmm, yaa siap-siap ajaa Tuhan bakal ngedobrak comfy zone lo. Gak usah sedih, ini biar lo level up hidupnya. Dibawa ketempat yang lebih baik lagi.

Sama, kayak hidup berumah tangga. Ketika si dia mulai bangkek-nya kayak apaan tauuk. Inget, kasih mula-mula. Kalian pertama kali janjinya apaa? Tujuannya apaa? Bukannya pernikahan itu memilih masalah seumur hidup. Hhahahas. Kidding!!!


Semua kejahatan dan semua kekacauan berpusat oleh selfish a.k.a egois a.k.a mementingkan diri sendiri. Always remember why you doing this in the first place.  



Monday, May 11, 2015

unnecessary drama

People loves drama. WE loves drama. Iyaaakaan. Kalau gak, mana mungkin Lee Min Ho, Park Shin Hye, dan semua kawan-kawannya yang dari negri ginseng itu laku bak kacang goreng. Kalau gak, mana mungkin sinetron disini bisa bertahan stripping sampai sekian episode, sampai sekian musim.

Hidup biar seru, emang perlu ada bumbu dramanya dikit. Dikiiit ajeee. Nah, masalahnya sanking kita sukanya sama tuu’ drama, terkadang tanpa kita sadari, yang awalnya kita jadi penonton setia, duduk manis megang kudapan and enjoy the show, malah jadi pelakon dalam drama tersebut. Yang lebih zonk lagii...mending kalau drama nya berbobot. Laaah, iniii #unnecessarydrama gitu. Drama-drama kacangan yang suka lo nyinyirin, malah kejadian sendiri sama lo. Meeeeen...malesin banget gak sih. Iyaaa kan, akhirnya lo sendiri kan capek. Kalau kata adik gue, “halel” – lelah.

Apalagi yeekan, usia makin bertambah dewasa, yaa malu aja gak sih, kalau masih terlibat #unnecessarydrama gitu. Yaa, emang sih hari gini, umur gak bisa jadi tolok ukur sebuah kedewasaan. Usia dewasa tapi mental kayak bocah. Adaa...banyaaak.
 
Tapi, semua itu balik lagi ke diri lo sih. Kalau lo ga mau terjebak dalam #unnecessarydrama yaa dewasa dong. Bukan secaara usia aja, tapi dalam bersikap, dalam mental, dalam pemikiran. Daaaaan ---- iniiiniih yang gak kalahpentiing ---- nyari pasangannya juga yang seimbang. Yang dewasa juga dalam sikap, mental, pemikiran.


Apalagi kalau udah urusan membangun rumah tangga. Kalau sampai dapet pasangan yang salah. Gileee, mau lu, seumur idup main drama gak penting gitu. Belom lagi kalau udah punya anak. Gak kesian tuh anak yang lahir tanpa dosa, ga paham apa-apa trus harus terlibat drama gak penting kalian. Cih! Ga usah nikaaah kalau tau gitu maah. Idup sendiri ajaa nooh di goa.

Nyarii pasangan idup, aga tricky juga siih sebenarnya. Pacaran sebentar atau lama, yaa gak jadi jaminan juga sih. Hmm, sedikit share yaa kalau dari pengalaman gue selama ini dan melihat drama kehidupan orang lain, khususnya yang udah berumah tangga. Komitmen, itu udah pasti laaah yaaa. Hal lainnya adalah visi misi bersama, sih. Tujuan kalian berumah tangga tuh apaa? Cita-cita, impian dan harapannya apa? Sama atau gak? Kalau udah sama, bagus berartii. Nah, cara merealisasikan visi misi nya itu yang kadang berbeda. Maksutnya sama, tapi caranya beda. Its oke. gaak masalah. Setiap orang diciptakan unik kan. Kalau udah gitu, tinggal di komunikasikan aja dengan baik. The last but not least, let God to seat in ur driver’s seat. Visi misi udah sama. Nah, biar Tuhan yang duduk di bangku setir. Kita jalanin pake cara dan arahan Tuhan. Cara Tuhan kayak gemana? It will be awesome and will blow ur mind but the ending absolutely definitely a happy ending. Everything will be wonderfull at the time. AMEN!

By the way, melihat banyaknya kisah nyata dalam drama kehidupan yang super lebai, gue suka bertanya-tanya...sebenarnya, drama di sinetron yang berkaca dalam kehidupan nyata sehari-hari, atau drama kehidupan kita yang berkaca sama drama di tv-tv sih? ngerti gaa maksut gue? yaa gitu deh. hahahhas




Ps: thanks to Kaa MayaSeptha yang ngasih ide buat tulisan ini 


Friday, March 20, 2015

pertama kali...

waitt...sebelum imajinasi lo semakin liar, gue mau kasih tau dulu... ini bukan pertama kalinya anak gede yaaa. hmm, u know laaah, kayak pertama kali lo kissing, pertama kali lo mimpi basah, pertama kali lo mens, atau pertama kali lo ml. bukan, dan ga peduli juga gue tjooy.. hahahas.
kali ini aga ngebahas alaala parenting gitu lah. pertama kali-nya bocah2 gitu. kayak pertama kali lo ajak anak lo nonton ke bioskop.

banyak yang bertanya-tanya, kapan ideal-nya ngajak anak nonton ke bioskop?

gue ga bisa ngasih jawaban spesifik sih. gue bukan dokter anak soalnya. tapii, berdasarkan pengalaman yg sudah-sudah...gue ngajak krucils nonton itu setelah usia mereka diatas satu taun. itu aja, dengan konsekuensi bersiap siaga kecewa kalau si anak bosen dan maksa ngajak keluar bioskop. hahaahhas. yaaa namanya juga bocah yeekan. mau duduk manis 15 menit aja udah okeeh banget.

nah, terkadang kalau ngajak anak ke bioskop itu, yang ribet orang tua-nya, bukan anaknya.

gini loh maksutnya, sedari dini ajarin anak lo kalau nonton di bioskop itu, harus tenang. tenang itu dalam artian, ga ngobrol selama pertunjukkan berlangsung, ga tendang2 kursi depannya, ga angkat kaki ke kursi depannya, dan ga goyang2in kaki pas lagi duduk.

ga ngobrol -- oke, mungkin aga sulit. tapi sebelum film mulai ada baiknya lo jelasin dulu keadaan di dalem nantinya kayak apa. bakalan gelap, suaranya bakalan keras banget, kamu jangan berisik yaa, yang nonton bukan cuman kamu aja, ada orang lain juga. kalau anak lo mulai bertanya, kasih penjelasan singkat, yang mudah dia pahami dengan suara berbisik dan plis, jangan ngarang cerita, abis itu suruh dia dia diem lagi. jangan ngejelasin dengan suara besar dah gitu buat cerita sendiri, ngeselin broo. pengen keliatan apa siih? ganggu iyeee... makanya nontonnya film yang bergenre anak2 aja.

ga tendang-tendang kursi depan -- mungkin ni si anak duduknya lagi tegak, ga senderan, trus dia excited karena tokoh idola muncul, trus dia mulai deh menghentakkan kaki. duk duk duk duk. gangguuuu deeekk!!! mending lo suruh anak lo duduk senderan lagi. yaaa minimal berenti nendang-nendang deh.

ga angkat kaki ke kursi depannya --- ini maksutnya ga taro kaki gitu di senderan kursi orang depan. yaa harusnya sih ga nyampe yaa kakinyaa. secara kan kaki bocaah masih pendek gitu.

ga goyang2in kaki pas duduk --- klo lo gerak2 di kursi lo, kursi sebelah sampai aga 2 atau 3 kursi setelahnya itu goyang juga. semacam ga nyaman gitu loh. klo sederetan lo keluarga lo semua sih yaaa terserah yaa...klo ada orang lain kan ga enak.

meeen, i'm so nyinyiiir. hahahas. tapii yaa cuman share ajaa siih. kalau ga suka ya udah ga usah di nyinyirin balik.

ayah dan bunda, mereka memang anak-anak, karena itu mereka masih bisa diajarin, dididik untuk sopan dan saling menghargai, di tempat umum.

bhay!

galeri bermain baru

sekalikali yeekan promosi kantor gue. hahahhahs

iyaaak, gue sekarang udah kerjaa. kerja di Win Production.
sebuah kantor event production. bukaaaan. bukan event organizer. kalau event organizer kan, kita hanya menjalankan, merealisasikan konsep klien kita. nah klo ini, konsep dan segala macemnya dari kita, jadi si klien sisa duduk manis anteng ngeluarin duit aja. sabiii yeee...

Win Production ini sebenarnya bukan anak kemarin sore juga sih. ibaratnya sih tunas yang sudah berkecambah gitu, yang seiring berjalannya waktu, makin tumbuh tinggi dan dilihat orang.

hmm, yaa sebut aja deh KTCF (Kota Tua Creative Festival), Locafore 

gue di KTCF. belum jadi pegawai. masih jadi tamu. eaaaaak...
jiieehh, udah jadi pegawai nih. tapi belum official sih, masih cabutan.

*hmm...sepintas gue aga kebingungan nih mau ngejelasin duduk perkara kantor gue. hahahas*

kantor gue itu milik dari sepasang suami istri yang keren banget. nah. sang istri lebih condong mengelola event productionnya, sedangkan sang suami lebih condong ke bagian yang seni dan desainnya. yaa sebenarnya sang istri juga sebagai kurator seni gitu sih disebuah tempat yang cukup terkenal dengan tangga ke surganya, yang sampai detik tulisan ini diturunkan, gue belum pernah kesitu. huhuhu :( 

kenalkan. yang punya win production, Bung Nus dan Kaa Windi :)
sang suami ini, punya brand namanya NumoArt. iyeaaahh, brand yang suka gue berisikkin di facebook gue. itu punya diaa. iyaaa ituu kantorr gue.
awalnya NumoArt semacam online shopping gitu, tapi sekarang udah ada tokonya gitu. we called it, of course NumoShop <--- 50="" ada="" beneraaan...="" deh="" di="" diskon="" font="" klik="" lagi="" looh.="">

ini salah dua kaos yang di desain sama Bung Nus. 
NumoShop yang real store ini ada di Bintaro. deket rumah guee. seruu yaaa kantor gue deket bingits. di ruko emerald, sederetan sama univ. pembangunan jaya. kantor paling kewl se bintaro yaaa cuman kantor gue ajaaa.

kira-kira gini deh penampakan kantor gue
di dalem kantor gue itu, selain NumoShop, ada juga studionya - Numo Studio, tempat sang suami tadi berkreasi menghasilkan karya seni entah itu berupa lukisan atau patung. iyeesss, sang suami ini seorang pelukis dan juga pematung.

salah satu karya Bung Nus yang pernah dipamerin di Galeri Nasional.
sayapnya gedaa banget loh ini. pas Locafore juga pernah dipamerin 

Numo Studio dan Numo Shop ini bisa dibilang sekaligus Numo Gallery, soalnya kalau lo main kesana bakalan liat banyak banget hasil karya seni sang suami tadi.

salah satu lukisan karya Bung Nus yang ada di Numo Office.
di studio-nya lebih banyak lagi. berderet.
di tokonya jugak, sama ada patung-patung
jadi, kantor gue itu kan 4 lantai...eh empat atau tiga yaaa? ahhahas. lupaa men, ga pernah main2 ke atas. lantai 1 ada si Numo Shop sama meeting room. meeting room nya ini di sewain loh. trus di lantai 2 baru kantornyaa. tapi kadang gue suka berkantor di meeting room nya aja siih. lantai 3 baru studio plus galeri-nya.

meeting room yang ada di lantai bawah
nah, sudah cukup jelas kah deskripsi gue di bantu dengan foto-foto yang ada?
yuk, mainmain yuuk ke kantor gue. bawa duit yang banyak tapih...bisa khilaf loh. banyak barang2 gemessshh. hahahas.

belum afdol kalau belum promosi sosial media nya juga.
boleh lah di follow dan di likes
facebook NumoArt

twitter @numoart
instagram @numoart

ooh iyaaa, win production, mau ngadain acara lagi di Bintaro ExChange Mall. pop up shop gitu. ini kali kedua sih diadainnya. yang pertama, di bxc juga, januari lalu. nah, sekarang mau dibuat lagi. nama acaranya tuh the storage 

nah, buat lo yang mau punya produk lucu bin unik, mau ikutan eksis di bxc mall bareng numo art di the storage, boleeh dan bisa banget. kirim aja profile produk lo, via email ke info@win-production.com

nih kalau mau liat gemana keseruan The Storage yang sebelumnya twitter dan instagram 

teaser coming soon The Storage

pop up booth numo art di the storage - bxc mall - januari'15

green green grass

suka repot ngurusin tetangga?
udah gitu ngurusinnya rumput pula...
ngahahhahas...
situ kurang kerjaan apa begimana?

rumput tetangga bakalan keliatan lebih ijo terus lah, klo lo nya ga beranjak bangun and taking care your own fucking grass. *meeeeen, jadi kasar kan gueee...* hahahahahs.

iyaalaaah...saban hari lo cuman doing nothing sama rumput lo sendiri, tapi lo malah sibuk nyinyirin rumput tetangga. nyeeeeh...ngafaaain cobaak?

"rumput tetangga memang lebih hijau"

lagian itu cuman rumput, meeeen. coba lo liat kebon lo sendiri. see, bahkan di kebon lo ada bunga anggrek item yang cuman bisa ditemuin di tanah papua, meeen. tapi karena lo sibuk sama rumput tetangga, lo jadi ga merhatiin sesuatu yang lo punya, yang bahkan lebih berharga dari sekedar rumput doang.

makanyaa, sekarang ga usah sibuk lagi ngurusin rumput tetangga, fokus aja sama rumput sendiri.. lagian, lo tau gaak kenapa rumputnya lebih ijo? rumputnya fakeee, meeen. udah nyinyirinnya rumput doang, fake pula rumputnya. pentiing banget?

udaaah aaah...gue mau siram taneman dulu, biar lebih seger dan berbuah banyak.

ini rumputnya enak deh. di grab pake kaki telanjang, menyeruak diantara sela-sela jari kaki. siapa yang sangka kalau ini rumput di kuburan tanah kusir. yess, yang rumputnya bagus itu, rumput di petakkan kuburannya.